Tasikmalaya, (19/11). Puluhan mahasiswa yang tergabung
dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Tasikmalaya,
Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Priangan Timur, Front Pembela
Islam (FPI) Tasikmalaya, BEM REMA UPI Kampus Tasikmalaya, dan Komunitas Santri
Tasikmalaya menggelar Aksi unjuk rasa solidaritas untuk Palestina (Senin,
19/11) atas tindakan Israel yang kembali menyerang Kota Gaza akhir akhir ini.
Aksi dimulai pukul 13.30 dari Alun Alun Kota
Tasikmalaya di atas panas terik matahari yang kemudian berjalan menuju Tugu Adipura-Masjid
Agung Tasikmalaya. Sesampainya di depan Tugu Adipura masa menggelar aksi
teatrikal dengan membakar bendera Israel dan melempari foto Obama sebagai wujud
kemarahan dan kekesalan kepada mereka.
Dalam aksinya itu melalui pernyataan sikap mereka
menyatakan :
- Mengutuk keras tindakan Israel dan menyerukan untuk menghentikan serangan sekarang juga.
- Menuntut Pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui dewan keamanan nya harus bersikap tegas dan melakukan aksi nyata.
- Mengajak semua elemen Bangsa dan Rakyat Indonesia untuk terus mendukung Palestina dalam bentuk apapun sebagai wujud rasa kemanusiaan dan amanat Pembukaan UUD 45: “Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”.
Aksi unjuk rasa pun dilanjutkan di sepanjang Jln. H.Z
Mustafa Tasikmalaya dan berkumpul di depan Toko Makanan Cepat Saji yang diklaim
sebagai salah satu sumber keuangan Israel dan Amerika. Hujan Deras pun mulai
mengguyur Kota Tasikmalaya, tapi karena semangat mereka kondisi itu tak mampu
menghentikan aksi pembelaan terhadap Palestina.

Di depan toko makanan cepat saji tersebut mereka
kembali melakukan aksi dengan menyegel toko itu sehingga ditutup untuk
sementara, serta tidak kalah menarik dengan melakukan aksi membokongi toko
tersebut.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut mereka juga menggalang
dana dari masyarakat sehingga terkumpul uang sekitar Rp. 2.500.000 yang akan
diserahkan nantinya untuk membatu Rakyat Palestina meski sebagian uang tersebut
basah tergenang air hujan.
Masih dalam keadaan hujan deras, Aksi diakhir dengan Do’a
sekitar Pukul 14.30 dan berjalan kaki menuju Alun-Alun Kota Tasikmalaya. Aksi
dan dukungan meraka tidak berhenti disitu dalam jangka panjang mereka akan
terus menggalang dana dan bantuan apaun semampunya seperti membangun TK Bintang
Al Qur’an di Gaza, Palestina.