![]() |
Rekaman Tayangan Breaking News Metro TV 14/9/2012 18.09 WIB |
Tayangan Breaking News Metro TV pada Rabu 5 September 2012 menuai protes dan kritikan dari masyarakat indonesia khususnya para pecinta dan aktivis rohis.
Dalam pemberitaan tersebut, menyebutkan bahwa Rohani Islam/Rohis adalah pintu masuk untuk rekrutmen teroris di sekolah-sekolah. Berita yang seolah menyudutkan Rohis sebagai pintu masuk teroris telah beberapa tahun kebelakang menyebar di media-media. Tak heran jika para aktivis rohis dan pemerhati media merasa tersinggung serta mengadukan.
Indonesia Media Watch, dalam situs nya www.indonesiamediawatch.org mengadukan siaran tersebut kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). "Melanjutkan pengaduan kami sebagai masyarakat yang berhimpun dalam “Indonesia Media Watch” sebelumnya melalui SMS ke nomor pengaduan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Nomor GSM: 08121370000. Berikut kami sampaikan laporan resmi kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dengan transkrip (terlampir) terkait pengaduan kami pada “Siaran Metro TV: #Rohis (ektra kurikuler rohani islam di sekolah-sekolah) adalah basis rekruitmen teroris” yang ditayangkan pada siaran Metro TV pada Rabu 5/September/2012. Sesuai dengan UU No.32/2002 pasal 36; ayat (5) huruf a. Isi siaran dilarang bersifat fitnah, menghasut, menyesatkan dan/atau bohong, Ayat (6). Isi siaran dilarang memperolokkan, merendahkan, melecehkan dan/atau mengabaikan nilai-nilai agama, martabat manusia Indonesia, atau merusak hubungan internasional. Kami memohon KPI untuk dapat memberikan sanksi sesuai pasal 57 pada UU No.32/2002, dan Peraturan KPI No.01/P/KPI/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran serta peraturan dan perundang-undangan lainya. Sebagai informasi, berikut rekaman tayangan Metro TV pada tanggal 5 September 2012:
http://www.youtube.com/watch?v=eZfl9mZEOb8
http://www.youtube.com/watch?v=xlFTha6dWBM
http://www.youtube.com/watch?v=pSKdZUorkoo
Selain itu, kritikan terhadap Metro Tv pun ramai di situs jejaring sosial Twitter. Beberapa kami tampilkan percakapan terakhir pada Sabtu pagi, 15 September 2012 dengan hastag #CintaRohis.
@GieRamadhan17: Kami #CintaRohis :) "@MotivaTweet: Motty alumni ROHIS, dan sekarang ngomporin semua jadi POSITIF, bukan merusak/melukai #rohisPOSITIF ˆ⌣ˆ"
Indonesia Media Watch, dalam situs nya www.indonesiamediawatch.org mengadukan siaran tersebut kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). "Melanjutkan pengaduan kami sebagai masyarakat yang berhimpun dalam “Indonesia Media Watch” sebelumnya melalui SMS ke nomor pengaduan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Nomor GSM: 08121370000. Berikut kami sampaikan laporan resmi kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dengan transkrip (terlampir) terkait pengaduan kami pada “Siaran Metro TV: #Rohis (ektra kurikuler rohani islam di sekolah-sekolah) adalah basis rekruitmen teroris” yang ditayangkan pada siaran Metro TV pada Rabu 5/September/2012. Sesuai dengan UU No.32/2002 pasal 36; ayat (5) huruf a. Isi siaran dilarang bersifat fitnah, menghasut, menyesatkan dan/atau bohong, Ayat (6). Isi siaran dilarang memperolokkan, merendahkan, melecehkan dan/atau mengabaikan nilai-nilai agama, martabat manusia Indonesia, atau merusak hubungan internasional. Kami memohon KPI untuk dapat memberikan sanksi sesuai pasal 57 pada UU No.32/2002, dan Peraturan KPI No.01/P/KPI/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran serta peraturan dan perundang-undangan lainya. Sebagai informasi, berikut rekaman tayangan Metro TV pada tanggal 5 September 2012:
http://www.youtube.com/watch?v=eZfl9mZEOb8
http://www.youtube.com/watch?v=xlFTha6dWBM
http://www.youtube.com/watch?v=pSKdZUorkoo
Selain itu, kritikan terhadap Metro Tv pun ramai di situs jejaring sosial Twitter. Beberapa kami tampilkan percakapan terakhir pada Sabtu pagi, 15 September 2012 dengan hastag #CintaRohis.
@GieRamadhan17: Kami #CintaRohis :) "@MotivaTweet: Motty alumni ROHIS, dan sekarang ngomporin semua jadi POSITIF, bukan merusak/melukai #rohisPOSITIF ˆ⌣ˆ"
Mulyo Widodo @emwe_24: RT @TeladanRasul: Di Rohis kita belajar cinta Allah, cinta Rasul, cinta Islam, cinta orang tua, cinta guru, cinta teman. #CintaRohis
@ramaditya46 : RT @TeladanRasul: Di Rohis kita belajar cinta Allah, cinta Rasul, cinta Islam, cinta orang tua, cinta guru, cinta teman. #CintaRohis
faizah syifau qalby @faizahsyifaq
RT @abdulaziso: Ayo Dukung cc @felixsiauw “@ismawan: Sms sekarang ke KPI di 081213070000 Tuntut @Metro_TV minta maaf! #CintaRohis http:/ ...
@YonHyun RT @ismawan: Sms sekarang ke Komisi Penyiaran Indonesia di 081213070000 Tuntut @Metro_TV minta maaf! #CintaRohis twitpic.com/auiomi
@gagasukaeskrim : RT @abdulaziso: Ayo Dukung cc @felixsiauw “@ismawan: Sms sekarang ke KPI di 081213070000 Tuntut @Metro_TV minta maaf! #CintaRohis http:/ ...
@ariefpray Mantappps #CintaRohis chirpstory.com/li/22504
@rezza_munawir: Saya&2 Org tmn saya yg jg Rohis, mjd Finalis Kompetisi "Pesona Kimia" yg diadakn UNJ. Tdk ada kaitan Rohis dg teroris @Metro_TV #CintaRohis
@elly_sumantri: 8. Gimana mau memperbaiki bangsa dan negara kalau caranya sedari awal sudah seperti ini. itu mah mimpi. #NASDEM #CintaRohis
@prapta_nugraha: Ayo Dukung -> @felixsiauw @ismawan: Sms sekarang ke KPI di 081213070000 Tuntut @Metro_TV minta maaf! #CintaRohis
@Iza_Upi: Wah,, wah,, wah #metromaksa #metromaksa,, cepetan sono minta maaf sm rohis,, #cintarohis #rohisPOSITIF
@Murtafiah_Yamin: RT @abdulaziso: Ayo Dukung cc @felixsiauw “@ismawan: Sms sekarang ke KPI di 081213070000 Tuntut @Metro_TV minta maaf! #CintaRohis http:/ ...
@rony30us: RT @TeladanRasul: Di Rohis kita belajar cinta Allah, cinta Rasul, cinta Islam, cinta orang tua, cinta guru, cinta teman. #CintaRohis
@adhi_edew: RT @abdulaziso: Ayo Dukung cc @felixsiauw “@ismawan: Sms sekarang ke KPI di 081213070000 Tuntut @Metro_TV minta maaf! #CintaRohis http:/ ...
@Feni_widya: Ternyata mash banyak yg membahas topik #rohis ^-^..Itu menandakan bahwa di Indonesia masih banyak yg #cintarohis ^o^ alhamdulillah...
Dengan adanya berita kontroversi tersebut, semoga ini menjadi bahan pelajaran dan hikmah bagi semua pihak dan yang paling penting sikapi dengan bijaksana. [wdn]
Pengaduan Masyarakat Ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di No GSM 0812 13070000 dan Call Center 021 6340626