Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan aparat terkait untuk menginvestigasi insiden runtuhnya Jembatan Kartanegara di Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Ia juga meminta agar insiden serupa tidak terjadi lagi.
"Cegah jangan sampai ada bencana lagi,kemudian lakukan investigasi," kata Presiden SBY saat melakukan komunikasi jarak jauh dengan sejumlah pejabat daerah Kalimantan Timur dalam acara Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional di Bukit Merah Putih, Sentul, Citeureup, Bogor, Senin (28/11).
Yudhoyono meminta pemerintah daerah setempat juga bertindak cepat dalam upaya menyelamatkan dan mencari korban. Selain itu, dia juga meminta semua pihak untuk bekerja sama memulihkan kegiatan sosial ekonomi masyarakat setempat.
Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu sekitar pukul 16.30 Wita runtuh dan saat kejadian kondisi lalu lintas cukup ramai. Jembatan Kartanegara adalah jembatan yang melintas di atas Sungai Mahakam yang menghubungkan Kota Samarinda dengan Tenggarong. Bentang bebasnya, atau area yang tergantung tanpa penyangga mencapai 270 meter dari total panjang jembatan sekitar 710 meter.
Jembatan yang diresmikan pada 2001 tersebut merupakan sarana penghubung utama Kota Samarinda dengan Kecamatan Tenggarong Seberang, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Jembatan ini dibangun menyerupai Jembatan Golden Gate di San Francisco, Amerika Serikat. (Sumber:Liputan6.com)